How stupid of me; to think I was the only flower in your garden.

6 a.m. thoughts  (via rawkiss)

(Source: bedsigh)

sweet-bitsy:

If you ever feel bad about your mistakes remember that my sales district manager at Barnes & Noble once sent back an entire shipment of manga because he thought they were accidentally printed backwards

Hari Keduabelas di Januari 2014

Itu hari bahagia kakakmu.
Aku datang hari itu.
Orang-orang bilang kita manis.
Padahal jauh di dalam kita simpan hati yang teriris tipis-tipis.
Berbarengan dengan kenangan yang tinggal tak beranjak pergi.

Aku hampir kehilangan pertahananku.
Tembok itu hampir hancur.

Dan tepat di hati, nyeri ini makin menjadi.
Satu-satunya rasa yang awet disini.

Go into the arts. I’m not kidding. The arts are not a way to make a living. They are a very human way of making life more bearable. Practicing an art, no matter how well or badly, is a way to make your soul grow , for heaven’s sake. Sing in the shower. Dance to the radio. Tell stories. Write a poem to a friend, even a lousy poem. Do it as well as you possibly can. You will get an enormous reward. You will have created something.

Kurt Vonnegut (via aestheticintrovert)

(Source: thecompleteillustrated)

Bicephalic (Bukan Tentang Mutan Berkepala Dua)

New year eve never really makes sense for me. I mean, I like those fireworks, good foods, happy crowds, but not drown into them. Tonight, just like another new year eve, I prefer to stayin at home than celebrating it outside. Sit in front of computer and type everything I wanna share.

Tonight’s new year eve. 2014 is comin closer and closer. I do not really care about 2014 resolutions, 2014 wishes, and stuffs like that. To me, resolutions and wishes shouldn’t be specially associated to new year. I wish things everyday. The only thing that really bother me in 2014 is—this is gonna be a cute yet scary moment—the fact that I’ll turn into 20 on the second month of the year.

(Ganti bahasa. Beberapa hal kelihatan lebih indah pake bahasa Indonesia daripada pake bahasa bule. Haha ngeles deng, kalau pake bahasa bule susah translatenya haha.)

Jadi, itu menjawab pertanyaan mengapa judul tulisan ini “Bicephalic”. Ya agak konyol sih, jangan membayangkan aku menulis tentang mutan berkepala dua. Ini tentang umur dua-puluhan. Aku tidak terlalu yakin mengapa konsep kepala-dua terdengar sangat menakutkan di telinga. Kalau umurku panjang dan sampai di tanggal itu, ulangtahun itu akan jadi berbeda dengan ulangtahun sebelumnya. Mungkin karena awalannya bukan lagi angka 1, tapi 2. Dan itu terdengar sangat tua.

Seperti biasa keluargaku tidak pernah mengadakan perayaan spesial untuk ulangtahun (apalagi tahun baru), kecuali umur 1 tahun sampai 10 tahun, karena kebanyakan anak di umur itu masih merengek minta kado dan topi pesta dan balon dimana-mana. Hanya makan malam biasa dengan personil komplit sekeluarga, tapi dibuka dan ditutup dengan doa yang agak lebih panjang dan dengan lebih banyak harapan.

Jadi, aku rasa ulangtahun ke-20 besok juga tidak akan terlalu spesial. Aku akan tetap bersyukur sekaligus merasa sedikit ketakutan. Ulangtahun itu bisa jadi mirip dengan ulangtahunku yang ke-17, 18, dan 19. Dimana kamu merasa dituntut untuk lebih dewasa tanpa harus diberitahu oleh orang-orang. Alam seperti punya bahasa sendiri untuk menyampaikannya. Saat kamu wajib mengambil keputusan dari sekian banyak kemungkinan, saat kamu harus menentukan arah dari sekian banyak belokan, saat kamu harus bisa menempatkan diri dalam berbagai keadaan. Dan yang paling penting, kamu harus belajar mengatasi hampir semua hal sendirian.

20 itu bisa jadi mirip 17, 18, dan 19. Tapi sedikit lebih menakutkan. Terlihat lebih tua dengan awalan angka 2, seperti yang aku bilang sebelumnya. Kalau umurku panjang, rasa takut ini akan tetap ada ketika aku jadi 30, 40, 50, dan seterusnya dan seterusnya…..

Tapi pada akhirnya rasa takut itu akan terbayar juga, entah dalam bentuk apa. Semoga saja.

Wheat bread and avocado. Always in love with avo!

Wheat bread and avocado. Always in love with avo!